“Tidakkah kamu kamu
perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti
pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu
memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya.Allah membuat perumpamaan-perumpamaan
itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”.
(Ibrahim: 24 – 25).
Dari ayat tersebut menyatakan bahwa kalimat yang baik
seperti pohon yang baik. Orang yang baik itu seperti pohon yang akar, batang
dan buahnya baik.
1. Akar
yang kokoh : iman yang kuat
2. Batang
yang kokoh : niatnya murni karena Allah
SWT
3. Buah
yang baik : menghasilkan akhlak
yang baik
Apabila
percaya pada yang ghaib pasti konsisten perbuatan yang baik, seandainya tidak
percaya maka akan berbuat semaunya sendiri. Orang lebih mudah percaya pada yang
tampak daripada yang ghaib. Kemudian melakukan sesuatu diniatkan karena Allah
SWT , tentunya perbuatan yang baik. Jika dilihat dari buahnya(akhlak) maka
bersikap baik terhadap orang lain , tidak boleh menyakitinya. Sehingga semua
orang dapat menikmati islam.
Pohon ini akan tumbuh dan berkembang yang akan menghasilkan
buah yang baik. Tentu saja , setan tidak menginginkan pohon ini tumbuh dengan
baik maka setan akan menggoda manusia sampai hari kiamat. Setan itu musuh yang
nyata. Apabila ingin berbuat baik pasti ada yang menghalangi, itulah setan.
Godaan yang paling berat itu jika orang memiliki sifat setan ini. Banyak
orang-orang baik tidak jadi atau menyerah berbuat baik karena diganggu orang
yang memiliki sifat setan. Oleh karena itu kita berusaha untuk melawan dan
perbanyak ta’awudz apabila ada bisikan setan. Setan itu memberikan inspirasi
keburukan dan menolak kebenaran. Setan menjanjikan kemiskinan dan menimbulkan
perpecahan. Kalau malaikat itu memberikan inspirasi kebaikan dan menerima
kebenaran. Kita dianjurkan untuk mengucapkan hamdalah jika mendapat bisikan
yang baik. Semoga kita dijauhkan dari godaan setan yang terkutuk dan dapat
melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar